beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Pemkab Pati Wacanakan Jalan Alternatif Meron di Sukolilo

Pemkab Pati Wacanakan Jalan Alternatif Meron di Sukolilo

 
ratna ayu
2016-02-05 14:06:50
ratna ayu Pengaduan Infrastruktur 0 254
 
 
Pemkab Pati Wacanakan Jalan Alternatif  Meron di Sukolilo

Pemkab Pati Wacanakan Jalan Alternatif Meron di Sukolilo

 

Berita Pengaduan Infrastruktur Pilihan

 
 
 
 
 

Kegelisahan akan kondisi jalan yang selalu macet saat perayaan Meron nampaknya menemukan titik terang. Pagi tadi, Rabu (3/2) Bupati Pati Haryanto bersama dengan Kepala Bidang Bina Marga DPU, Faisal dan juga Asisten Dua, Pujo Winarno melakukan survey lahan yang akan digunakan untuk pembuatan jalan alternatif. "Sudah hampir 10 tahun kami mengeluhkan kondisi tersebut." Ujar Kepala Desa Sukolilo Muh. Jumaedi.

Untuk mengurai kemacetan ketika event tahunan tersebut berlangsung, Selaku Pemerintah Daerah, Haryanto berencana membuat jalan alternatif untuk mengurai kemacetan ketika event Meron berlangsung. "Hari ini kami mengadakan survei lapangan, sebelumnya, kami telah menyampaikan bahwa perlu adanya pembangunan jalan alternatif agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas pengguna jalan saat Meron Berlangsung," Ungkapnya setelah melakukan survei jalan alternatif di Desa Sukolilo Kecamatan Sukolilo Pati

Pemerintah Daerah siap menganggarkan pembangunan jalan alternatif Sukolilo. Dikarenakan semakin tahun acara tahunan Meron ini semakin ramai, jika tidak segera diberikan solusi maka permasalahan semakin ruwet. "Makanya, kami siap 100% untuk mendanai proyek jalan alternatif ini, asalkan masyarakat juga setuju untuk merelakan tanah mereka untuk dibikin jalan umum dan tidak menuntut ganti rugi kepada kami." Terang Bupati Pati Haryanto

Alur jalur alternatif tersebut meliputi depan Puskesmas Sukolilo, melewati Dukuhledok, Dukuhgisik, Sanggrahan hingga Tengahan lalu keluar jurusan Jalan Raya Pati-Purwodadi. Panjang jalur yang akan dijadikan jalan alternatif sepanjang 6 km. "Empat kilometer sudah diaspal, tinggal 2 km lagi. Kami akan segera menyusun anggaran dana pembangunan jalan alternatif tersebut, asal masyarakat tidak menuntut ganti rugi," ujarnya.

Muh. Jumaedi menjelaskan pihak pemerintah desa mesih berusaha untuk meyakinkan warganya yang masih belum setuju. "Saat ini masih ada 20% dari warga kami yang belum setuju. Tapi kami akan terus melakukan pendekatan dan pembinaan kepada masyarakat yang belum setuju karena jalan alternatif ini juga memberikan keuntungan kepada warga sendiri misalnya harga tanah di desa nanti akan naik." Pungkasnya

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan